Friday, 1 August 2014

Bahaya Aborsi Bagi Fisik Dan Mental

Aborsi, hal yang sangat diharamkan oleh agama ini banyak dilakukan oleh para remaja. Tapi apakah mereka tahu apa bahya dari melakukan tindakan ini? tentu tidak banyak yang tahu. Namun banyak pula yang bertanya, " Apa bahaya aborsi bagi fisik dan mental?"

Jika dalam benak anda terlintas pertanyaan seperti yang diatas, berikut ini saya akan mengulas tentang bahaya aborsi bagi fisik dan mental. Berikut ulasannya :

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap cewe yang akan melakukan aborsi :
1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
2. Resiko gangguan psikologis


Resiko Kesehatan Dan Keselamatan Secara Fisik
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi oleh wanita tersebut, diantaranya adalah :
  1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
  2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
  3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
  4. Rahim yang sobek
  5. Kerusakan leher rahim yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya
  6.  Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
  7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
  8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
  9. Kanker hati (Liver Cancer)
  10. Kelainan pada placenta yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya
  11. Meningkatkan kemungkinan terjadinya pendarahan  hebat pada kehamilan berikutnya
  12.  Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
  13. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
  14. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
Resiko Kesehatan Mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mentalnya. Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai Post-Abortion Syndrome (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS.
Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
  1. Kehilangan harga diri (82%)
  2. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
  3. Ingin melakukan bunuh diri
  4. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)
  5. Berteriak-teriak histeris (51%)
  6.  Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
Diluar hal-hal diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.
Untuk itu, hendaklah kita sebagai manusia, kita menjaga apa yang telah dikaruniakan oleh Tuhan kepada kita. Sekalipun itu dari hasil hubungan terlarang, ingatlah bahwa berani bertindak maka harus berani bertanggung jawab.
Sekian dari sayab dalam artikel yang berjudul Bahaya Aborsi Bagi Fisik Dan Mental, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih telah membaca artikel saya.

0 comments:

Post a Comment