Tidak terasa kita kini sudah memasuki Hari Raya Idul Fitri,
dimana kita saling bermaaf-maafan dan bersama-sama merayakan kemenangan kita
setelah selama satu bulan penuh berpuasa. Saya mengucapkan selamat merayakan
Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Idul
Fitri sendiri sangat identik dengan bermaaf-maafan kepada saudara maupun
masyarakat disekitar kita, namun apakah anda tahu pengertian idul fitri? jika
belum, dalam postingan saya kali ini saya akan mengungkapkan pengertian idulfitri kepada anda sekalian, silahkan disimak.
Idul Fitri atau yang dalam bahasa Arab عيد الفطر ‘Īdul-Fiṭr adalah hari raya umat
Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijiriyah.
Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul
Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya
apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga
bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada
tanggal Masehi yang berbeda.
Ibadah
& Tradisi
Pada tanggal 1
Syawal mulai berakhirnya puasa pada bulan Ramadhan, kemudian merayakan
Idul Fitri. Awal pagi hari selalu dilaksanakan Shalat Idul Fitri Shalat Ied,
disunahkan melaksanakan shalat Ied di tanah lapang atau bahkan jalan raya
(terutama di kota besar) apabila area ibadahnya tidak cukup menampung jamaah.
Sebelum shalat Ied di lakukan Imam mengingatkan siapa yang belum membayar
Zakat Fitrah, sebab kalau selesai shalat ied baru membayar zakatnya hukum nya
adalah sedekah biasa bukan zakat. Adapun hukum dari Salat Idul Fitri ini
adalah sunnah
mu'akkad. Di malam sebelum dan sesudah hari raya, umat muslim
disunahkan mengumandangkan takbir. Adapun kalimat takbir adalah sebagai berikut:
| Arab | Latin | Terjemahan |
|---|---|---|
| الله أكبر الله أكبر الله أكبر | Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar | Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar |
| لا إله إلا الله | la ilaha illa Allah | Tidak ada Tuhan selain Allah |
| الله أكبر الله أكبر | Allahu akbar, Allahu akbar | Allah Maha Besar, Allah Maha Besar |
| ولله الحمد | wa li-illahi al-hamd | Segala puji hanya bagi Allah |
Takbir mulai dikumandangkan setelah bulan
Syawal dimulai. Selain menunaikan Shalat Sunnah Idul Fitri, kaum muslimin
juga harus membayar zakat fitrah sebanyak 2,5 kilogram bahan pangan pokok.
Tujuan dari zakat fitrah sendiri adalah untuk memberi kebahagiaan pada kaum
fakir miskin. Kemudian, Khotbah diberikan setelah Salat Idul Fitri
berlangsung, dan dilanjutkan dengan doa. Setelah itu, kaum
muslimin di Indonesia memiliki tradisi saling bermaaf-maafan, terkadang
beberapa orang akan berziarah mengunjungi kuburan.
Doa
& Ucapan Idul Fitri
Di Indonesia sering
mengucapkan doa Minal 'Aidin wal-Faizin, sebenarnya itu
adalah tradisi masyarakat Asia Tenggara. Menurut sebagian
besar ulama ucapan tersebut tidaklah berdasar padaucapan
dari Nabi Muhammad S.A.W. Perkataan ini mulanya berasal dari
seorang penyair di masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin
Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan
dendang wanita di hari raya.
Adapun ucapan yang
disunahkan olehnya adalah Taqabbalallahu minna wa minkum ("Semoga
Allah menerima amal kami dan kalian") atau Taqabbalallahu minna
waminkum wa ahalahullahu ‘alaik ("Semoga Allah menerima (amalan)
dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu"
dan semisalnya.”) dan semisalnya
Idul
Fitri Di Berbagai Wilayah
Asia
- Asia Tenggara
Umat Islam
di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen
untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi dikarenkan suatu alasan,
misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum
Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya
ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga
pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Hari
Raya Idul Fitri di Indonesia diperingati sebagai hari libur nasional, yang diperingati
oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang mayoritas Muslim.
Biasanya, penetapan Idul Fitri ditentukan oleh pemerintah, namun beberapa ormas
Islam menetapkannya berbeda. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran,
dimana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk
merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan.
Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah
ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, Malaysia, Brunei
Darussalam, dan Singapura. Bagi anak-anak, biasanya para orang
tua memberikan uang raya kepada mereka. Selama perayaan,
biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk
bersilaturahmi, yang dikenal dengan "halal bi-halal", memohon
maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open
house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.
Di Malaysia, Singapura,
dan Brunei Darussalam, Idul Fitri dikenal juga dengan sebutan Hari
Raya Puasa, Hari Raya Aidilfitri atau Hari Raya
Fitrah. Masyarakat di Malaysia dan Singapura turut merayakannya bersama
masyarakat Muslim diseluruh dunia. Seperti di Indonesia, malam sebelum
perayaan selalu
diteriakkan takbir di masjid ataupun mushola, yang
mengungkapkan kemenangan dan kebesaran Allah. Diperkampungan, biasanya
banyak masyarakat yang menghidupkan pelita atau panjut,
atau obor di Indonesia. Banyak bank, perkantoran swasta atau
pun pemerintahan yang tutup selama perayaan Idul Fitri hingga akhir minggu
perayaan. Masyarakat di sini biasanya saling mengucapkan "Selamat
Hari Raya" atau "Salam Idul Fitri" dan "Maaf lahir dan
batin" sebagai ungkapan permohonan maaf kepada sesama. Di Malaysia juga
ada tradisi balik kampung, atau mudik di
Indonesia. Di sini juga ada tradisi pemberian uang oleh para orang tua kepada
anak-anak, yang dikenal dengan sebutan duit raya.
Umat Muslim adalah
minoritas di Filipina, sehingga sebagian besar masyarakat tidak begitu
familiar dengan perayaan ini. Namun, perayaan Idul Fitri sudah diatur sebagai
hari libur nasional oleh pemerintah dalam Republic Act No. 9177 dan
berlaku sejak 13 November 2002
- Asia
Selatan
Di Bangladesh, India,
dan Pakistan, malam sebelum Idul Fitri disebut Chand Raat, atau malam
bulan. Orang-orang mengunjungi berbagai bazar dan mal untuk berbelanja, dengan
keluarga dan anak-anak mereka. Para wanita, terutama yang muda, seringkali
satu sama lain mengecat tangan mereka dengan bahan tradisional henna dan
serta memakai rantai yang warna-warni.
Cara yang paling populer
di Asia Selatan selama perayaan Idul Fitri adalah dengan mengucapkan Eid
Mubarak kepada yang lain. Anak-anak didorong untuk menyambut para
orang tua. di dalam penyambutan ini, mereka juga berharap untuk memperoleh
uang, yang disebut Eidi, dari para orang tua.
Di pagi Idul Fitri,
setelah mandi dan bersih, setiap Muslim didorong untuk menggunakan
pakaian baru, bila mereka bisa mengusahakannya. Sebagai alternatif, mereka
boleh menggunakan pakaian yang bersih, yang telah dicuci. Orang tua dan anak
laki-laki pergi ke masjid atau lapangan terbuka, tradisi ini
disebut Eidgah, shalat ied, berterimakasih kepada Allah karena diberi
kesempatan beribadah di bulan Ramadan dengan penuh arti. Setiap Muslim
diwajibkan untuk membayar Zakat Fitri atau Zakat Fitrah kepada fakir miskin,
sehingga mereka dapat juga turut merayakan hari kemenangan ini.
Setelah shalat,
perkumpulan itu dibubarkan dan setiap Muslim saling bertamu dan menyambut satu
sama lain termasuk anggota keluarga, anak-anak, orang tua, teman dan tetangga
mereka.
Sebagian Muslim juga
berziarah ke makam anggota keluarga mereka untuk berdoa bagi
keselamatan almarhum maupun almarhumah. Biasanya, anak-anak mengunjungi
sanak keluarga dan tetangga yang lebih tua untuk meminta maaf dan mengucapkan
salam.
Setelah bertemu dengan
teman dan sanak keluarganya, banyak orang yang pergi ke pesta-pesta, karnaval,
dan perayaan khusus di taman-taman (dengan bertamasya, kembang api, mercon, dan
lain-lain). Di Bangladesh, India, dan Pakistan, banyak
dilakukan bazar, sebagai puncak Idul Fitri. Sebagian Muslim juga
memanfaatkan perayaan ini untuk mendistribusikan zakat mal, zakat atas
kekayaannya, kepada orang-orang miskin.
Dengan cara ini, umat
Muslim di Asia Selatan merayakan Idul Fitri dalam suasana yang
meriah, sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah, dan mengajak keluarga
mereka, teman, dan para fakir miskin, sebagai rasa kebersamaan.
- Arab
Saudi
Di Arab Saudi, tepatnya di Riyadh, umat
Islam mendekorasi rumah saat Idul Fitri tiba. Sejumlah perayaan digelar seperti
pagelaran teater, pembacaan puisi, parade, pertunjukan musik, dan sebagainya.
Soal menu Lebaran, umat Islam di sana menyantap daging domba yang dicampur nasi
dan sayuran tradisional. Hal ini juga terjadi di Sudan, Suriah, dan
beberapa negara Timur Tengah lainnya.
- Tiongkok
Di Tiongkok, tepatnya di Xinjiang, perayaan
lebaran justru tampak meriah. Kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih,
sementara wanita memakai baju hangat dan kerudung setengah tutup. Seusai shalat
ied, pesta makan dan silaturrahmi pun dilakukan.
- Iran
Lebaran di Iran justru kurang semarak. Hal ini karena
mayoritas umat Islam di sana adalah pengikut ajaran Syiah. Setelah salat
Idul Fitri di masjid atau lapangan, mereka cukup melanjutkannya dengan acara
silaturahmi bersama keluarga dan ditutup dengan acara pemberian makanan dari
keluarga kaya kepada yang kurang mampu.
- Eropa
Di Eropa, perayaan Idul Fitri tidak dilakukan dengan begitu
semarak. Di Inggris misalnya, Idul Fitri tidak diperingati sebagai
hari libur nasional. Kaum muslimin di Inggris harus mencari informasi tentang
hari Idul Fitri. Biasanya, informasi ini didapat dari Islamic Centre terdekat
atau dari milis Islam. Idul Fitri dirayakan secara sederhana di Inggris.
Khotbah disampaikan oleh Imam masjid setempat, dilanjutkan dengan
bersalam-salaman. Biasanya di satu area dimana terdapat banyak kaum Muslimin di
sana, kantor-kantor dan beberapa sekolah di area tersebut akan memberikan satu
hari libur untuk kaum muslimin. Untuk menentukan hari Idul Fitri sendiri,
para ulama dan para ahli agama Islam sering
mengadakan rukyat hisab untuk menentukan hari raya Idul Fitri.
- Turki
Di Turki,
Idul Fitri dikenal dengan sebutan Bayram (dari bahasa Turki). Biasanya
setiap orang akan saling mengucapkan "Bayramınız Kutlu Olsun", "Mutlu
Bayramlar", atau "Bayramınız Mübarek Olsun".
Pada Idul Fitri, masyarakat biasanya menggunakan pakaian terbaik mereka
(dikenal sebagai Bayramlik) dan saling kunjung mengunjungi ketempat orang-orang
yang mereka kasihi seperti keluarga, tetangga, dan teman-teman mereka serta
menziarahi kuburan keluarganya yang telah tiada.
Pada masa itu, orang yang
lebih muda akan mencium tangan kanan mereka yang lebih tua dan menempatkannya
di dahi mereka selagi mengucapkan salam Bayram. Para anak-anak kecil juga biasa
mendatangi rumah-rumah disekitar lingkungannya untuk mengucapkan salam, dimana
mereka biasanya diberikan permen, cokelat, permen tradisional seperti
Baklava dan Lokum, atau sejumlah kecil uang.
Amerika
- Amerika
Utara
Umat Muslim di Amerika
Utara pada umumnya merayakan Idul Fitri dengan cara yang tenang dan
khidmat. Karena penetapan hari raya bergantung pada peninjauan bulan,
seringkali banyak masyarakat tidak sadar bahwa hari berikutnya sudah Idul
Fitri. Masyarakat menggunakan metode yang berbeda untuk menentukan
penghujung Ramadhan dan permulaan Syawal. Orang Amerika Utara
yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang
berbeda dibanding mereka yang di wilayah barat. Pada umumnya, penghujung Ramadan
diumumkan via surel, situs web, atau melalui sambungan telepon.
Umumnya, keluarga Muslim
di Barat akan bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan makanan kecil. Setiap
orang didorong untuk berpakaian formal dan baru. Banyak keluarga-keluarga yang
memakai pakaian tradisional dari negara mereka, karena kebanyakan Muslim di
sana ialah imigran. Selanjutnya mereka akan pergi ke majlis yang paling
dekat untuk shalat. Salat itu bisa diadakan di masjid lokal, ruang
pertemuan hotel, gelanggang, ataupun stadion lokal. Shalat
Idul Fitri sangat penting, dan umat Muslim didorong untuk salat ied
memohon ampunan dan pahala. Setelah shalat, ada khotbah dimana imam
memberikan nasihat bagi jamaahnya dan biasanya didorong untuk mengakhiri
setiap kebencian ataupun kesalahan lampau yang mungkin mereka punya. Setelah
salat dan khotbah, para jamaah saling memeluk dan satu sama lain saling
mengucapkan selamat Idul Fitri. Muslim di Amerika Utara juga merayakan Idul
Fitri dengan cara saling memberi dan menerima hadiah kepada keluarga.
Empire State
Building di New York City, Amerika Serikat, memancarkan
lampu-lampu berwarna hijau sebagai penghormatan terhadap hari raya Idul Fitri
pada tanggal 12-14 Oktober 2007.
Idul
Fitri Dalam kalender Masehi
Dalam kalender Islam, penetapan hari Idul Fitri selalu sama
setiap tahunnya, hal ini berbeda dalam kalender Masehi yang selalu
berubah dari tahun ke tahun. Dalam kalender Islam penetapan hari ialah
berdasarkan fase bulan (kalender candra), sedangkan kalender Masehi berdasar
fase bumi mengelilingi matahari (kalender surya). Perbedaan
inilah yang menyebabkan penetapan Idul Fitri selalu berubah di dalam kalender
Masehi, yakni terjadi perubahan 11 hari lebih awal setiap tahunnya.
Berikut ini adalah hari Idul Fitri dalam kalender Masehi
sepanjang tahun 1990-2014:
| Masehi | Hijriah | 1 Ramadan | 1 Syawal | Lama (hari) |
|---|---|---|---|---|
| 1990 | 1410 | 26 Maret | 27 April | 30 |
| 1991 | 1411 | 17 Maret | 16 April | 30 |
| 1992 | 1412 | 5 Maret | 4 April | 30 |
| 1993 | 1413 | 23 Februari | 25 Maret | 30 |
| 1994 | 1414 | 12 Februari | 14 Maret | 30 |
| 1995 | 1415 | 1 Februari | 3 Maret | 30 |
| 1996 | 1416 | 22 Januari | 21 Februari | 30 |
| 1997 | 1417 | 10 Januari | 9 Februari | 30 |
| 1998 | 1418 | 31 Desember 1997 | 30 Januari | 30 |
| 1999 | 1419 | 19 Desember 1998 | 19 Januari | 30 |
| 2000 | 1420 | 8 Desember 1999 | 8 Januari | 30 |
| 2000 | 1421 | 27 November | 27 Desember | 30 |
| 2001 | 1422 | 16 November | 16 Desember | 30 |
| 2002 | 1423 | 6 November | 6 Desember | 30 |
| 2003 | 1424 | 27 Oktober | 25 November | 29 |
| 2004 | 1425 | 15 Oktober | 14 November | 30 |
| 2005 | 1426 | 4 Oktober | 3 November | 30 |
| 2006 | 1427 | 24 September | 24 Oktober | 30 |
| 2007 | 1428 | 13 September | 13 Oktober | 30 |
| 2008 | 1429 | 1 September | 1 Oktober | 30 |
| 2009 | 1430 | 22 Agustus | 20 September | 29 |
| 2010 | 1431 | 11 Agustus | 10 September | 30 |
| 2011 | 1432 | 1 Agustus | 30 Agustus | 29 |
| 2012 | 1433 | 21 Juli | 19 Agustus | 29 |
| 2013 | 1434 | 10 Juli | 8 Agustus | 29 |
| 2014 | 1435 | 29 Juni | 28 Juli | 29 |

0 comments:
Post a Comment